Ketahui Hal ini Sebelum Memulai Bisnis Celana Jeans

Bicara tentang fashion memang tidak ada habisnya. Mulai dari pakaian, acessoris, jam tangan, tas dan sebagainya.Bermacam – macam rumah mode berlomba –lomba menciptakan gaya atau model fashion yang tentu banyak diminati. Tidak hanya fashion wanita namun juga fashion pria.

Dewasa ini rumah mode baik di dalam maupun luar negeri mulai mengembangkan fashion yang bisa digunakan baik wanita maupun pria. Namun di Indonesia agaknya fashion yang bisa digunakan berbagai gender masih belum banyak diciptakan. Di Indonesia kebanyakan fashion wanita yang lebih berkembang mulai dari gaya dan model. Sedang fashion pria masih berkisar tentang kemeja dan celana.

Bisnis pakaian wanita makin menjamur. Baik bisnis online atau offline. Namun fashion pria tidak begitu terlalu banyak. Padahal para pria juga memerlukan fashion. Jika kamu ingin memulai bisnis fashion, maka cobalah memulai bisnis fashion pria. Contohnya menjual celana baik celana pendek pria atau celana jeans.

Jeans merupakan bahan yang tak lekang oleh waktu. Dari dulu hingga sekarang celana berbahan jeans tetap diminati. Baik celana pendek atau panjang. Dahulu jeans hanya digunakan oleh pekerja tambang yang umumnya berjenis kelamin pria. Namun setelah itu jeans digunakan oleh berbagai gender.

Jeans terus mengalami beberapa perubahan gaya. Jika dahulu tahun 70 an celana jeans panjang dengan model cut Bray. Maka sekarang telah ada model skinny jeans dan slim fit. Jeans biasa yang dulu digunakan untuk bepergian sekarang jeans bisa digunakan untuk acara informal seperti pesta pernikahan. Bahkan dalam kegiatan sehari – hari di rumah bisa menggunakan jeans. Karena mempunyai bahan yang tak mudah sobek.

 

History Jeans

Jeans  pertama kali di temukan di Italia dan Perancis.Tepatnya di kota Genoa dan kota Nimes. Banyak pelaut dan militer Genoa memakai celana berbahan jeans karena dapat di gunakan saat basah atau kering.

Di kota Nimes bahan ini disebut denim. Bahan denim memilki struktur keras dan kasar. Namun banyak beranggapan kain ini memiliki kualitas yang bagus.

Di Amerika bahan ini dikenalkan oleh Levi Strauss yang kemudian dipakai oleh pekerja tambang emas di California.

Kemudian pada abad 17 mucul jenis kain lainnya yang dipakai untuk memproduksi bahan jeans yang disebut Dungaree dari India. Bahannya katun tebal dan  berwana biru atau putih. Dipakai kebanyakkan orang miskin di Mumbay. Karena tebal, kuat dan murah harganya. Kain ini di distribusikan ke Inggris untuk dipakai para pekerja.

Jeans mulai dikembangkan gayanya mulai dari dipasangnya paku Keling dan di berikan saku kecil untuk arloji. Namun ternyata penciptaan gaya tersebut bukan sekedar gaya. Saat Levi membuat celana jeans biasa ternyata banyak komplain dari pekerja tambang jika celana mudah robek. Sehingga penjahit Nevada yang bernama Jacob Davis memberi paku Keling dan saku untuk arloji.

Nah setelah mengetahui tentang history Jeans kamu bisa memulai bisnis fashion pria. Bisa celana jeans atau celana pendek pria. Jika kamu mempunyai modal besar kamu bisa membuat pabrik garmen. Namun jika kamu tidak mempunyai modal kamu cukup bisa menjadi reseller. Kamu bisa membeli banyak celana pendek atau celana jeans pria di Zillingo Trade. Zillingo Trade market place B2B yang menjual barang – barang grosir dengan harga lebih terjangkau dan tentunya berkualitas. Cocok untuk kamu – kamu yang berencana menjadi reseller.